

 Amazon Redshift tidak akan lagi mendukung penggunaan Python UDF setelah 30 Juni 2026. Kami akan mulai menegakkannya secara bertahap. Untuk informasi lebih lanjut tentang detail opsi akhir masa pakai dan migrasi Python, lihat posting [ blog ](https://aws.amazon.com/blogs/big-data/amazon-redshift-python-user-defined-functions-will-reach-end-of-support-after-june-30-2026/) yang diterbitkan pada 30 Juni 2025. 

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# ST\_ CW IsPolygon
<a name="ST_IsPolygonCW-function"></a>

ST\_ IsPolygon CW mengembalikan true jika proyeksi 2D dari poligon input atau multipoligon searah jarum jam. Jika geometri input adalah titik, linestring, multipoint, atau multilinestring, maka true dikembalikan. Untuk koleksi geometri, ST\_ IsPolygon CW mengembalikan nilai true jika semua geometri dalam koleksi searah jarum jam. 

## Sintaksis
<a name="ST_IsPolygonCW-function-syntax"></a>

```
ST_IsPolygonCW(geom)
```

## Argumen
<a name="ST_IsPolygonCW-function-arguments"></a>

 *geom*   
Nilai tipe data `GEOMETRY` atau ekspresi yang mengevaluasi `GEOMETRY` tipe. 

## Jenis pengembalian
<a name="ST_IsPolygonCW-function-return"></a>

`BOOLEAN`

Jika *geom* adalah null, maka null dikembalikan. 

## Contoh
<a name="ST_IsPolygonCW-function-examples"></a>

SQL berikut memeriksa apakah poligon searah jarum jam. 

```
SELECT ST_IsPolygonCW(ST_GeomFromText('POLYGON((7 9,8 7,11 6,15 8,16 6,17 7,17 10,18 12,17 14,15 15,11 15,10 13,9 12,7 9),(9 9,10 10,11 11,11 10,10 8,9 9),(12 14,15 14,13 11,12 14))'));
```

```
 st_ispolygonccw
----------
 true
```