

 Amazon Redshift tidak akan lagi mendukung penggunaan Python UDF setelah 30 Juni 2026. Kami akan mulai menegakkannya secara bertahap. Untuk informasi lebih lanjut tentang detail opsi akhir masa pakai dan migrasi Python, lihat posting [ blog ](https://aws.amazon.com/blogs/big-data/amazon-redshift-python-user-defined-functions-will-reach-end-of-support-after-june-30-2026/) yang diterbitkan pada 30 Juni 2025. 

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# CHANGE\_SESSION\_PRIORITY
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY"></a>

CHANGE\_SESSION\_PRIORITY memungkinkan pengguna super untuk segera mengubah prioritas sesi apa pun dalam sistem. Hanya satu sesi, pengguna, atau kueri yang dapat dijalankan dengan prioritas`CRITICAL`.

## Sintaksis
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY-synopsis"></a>

```
CHANGE_SESSION_PRIORITY(pid, priority)
```

## Argumen
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY-argument"></a>

 *pid*   
Pengidentifikasi proses sesi yang prioritasnya diubah. Nilai `-1` mengacu pada sesi saat ini. Membutuhkan `INTEGER` nilai.

 *prioritas*   
Prioritas baru yang akan ditugaskan ke sesi. Argumen ini harus berupa string dengan nilai`CRITICAL`,`HIGHEST`,`HIGH`,`NORMAL`,`LOW`, atau`LOWEST`. 

## Jenis pengembalian
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY-return-type"></a>

Tidak ada

## Contoh
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY-example"></a>

Untuk mengembalikan pengidentifikasi proses proses server yang menangani sesi saat ini, gunakan contoh berikut.

```
SELECT pg_backend_pid();
               
+----------------+
| pg_backend_pid |
+----------------+
|          30311 |
+----------------+
```

Dalam contoh ini, prioritas diubah menjadi `LOWEST` untuk sesi saat ini.

```
SELECT CHANGE_SESSION_PRIORITY(30311, 'Lowest');
               
+---------------------------------------------------------------------------------------+
|                                change_session_priority                                |
+---------------------------------------------------------------------------------------+
| Succeeded to change session priority. Changed session (pid:30311) priority to lowest. |
+---------------------------------------------------------------------------------------+
```

Dalam contoh ini, prioritas diubah menjadi `HIGH` untuk sesi saat ini.

```
SELECT CHANGE_SESSION_PRIORITY(-1, 'High');

+-------------------------------------------------------------------------------------------------+
|                                     change_session_priority                                     |
+-------------------------------------------------------------------------------------------------+
| Succeeded to change session priority. Changed session (pid:30311) priority from lowest to high. |
+-------------------------------------------------------------------------------------------------+
```

Untuk membuat prosedur tersimpan yang mengubah prioritas sesi, gunakan contoh berikut. Izin untuk menjalankan prosedur tersimpan ini diberikan kepada pengguna database`test_user`.

```
CREATE OR REPLACE PROCEDURE sp_priority_low(pid IN int, result OUT varchar)
AS $$
BEGIN
  SELECT CHANGE_SESSION_PRIORITY(pid, 'low') into result;
END;
$$ LANGUAGE plpgsql
SECURITY DEFINER;
GRANT EXECUTE ON PROCEDURE sp_priority_low(int) TO test_user;
```

Kemudian pengguna database bernama `test_user` memanggil prosedur.

```
CALL sp_priority_low(pg_backend_pid()); 

+------------------------------------------------------+
|                        result                        |
+------------------------------------------------------+
| Success. Change session (pid:13155) priority to low. |
+------------------------------------------------------+
```