

 Amazon Redshift tidak akan lagi mendukung penggunaan Python UDF setelah 30 Juni 2026. Kami akan mulai menegakkannya secara bertahap. Untuk informasi lebih lanjut tentang detail opsi akhir masa pakai dan migrasi Python, lihat posting [ blog ](https://aws.amazon.com/blogs/big-data/amazon-redshift-python-user-defined-functions-will-reach-end-of-support-after-june-30-2026/) yang diterbitkan pada 30 Juni 2025. 

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# Fungsi FLOOR
<a name="r_FLOOR"></a>

Fungsi FLOOR membulatkan angka ke bawah ke bilangan bulat berikutnya. 

## Sintaksis
<a name="r_FLOOR-synopsis"></a>

```
FLOOR(number)
```

## Pendapat
<a name="r_FLOOR-argument"></a>

 *jumlah*   
Angka atau ekspresi yang mengevaluasi ke angka. Itu bisa berupa`SMALLINT`,, `INTEGER``BIGINT`,`DECIMAL`,`FLOAT4`,`FLOAT8`, atau `SUPER` tipe. 

## Jenis pengembalian
<a name="r_FLOOR-return-type"></a>

FLOOR mengembalikan tipe data yang sama sebagai argumennya. 

Ketika input adalah `SUPER` tipe, output mempertahankan tipe dinamis yang sama dengan input sementara tipe statis tetap `SUPER` tipe. Ketika tipe dinamis `SUPER` bukan angka, Amazon Redshift kembali. `NULL`

## Contoh
<a name="r_FLOOR-example"></a>

Contoh berikut menggunakan database sampel TICKIT. Untuk informasi selengkapnya, lihat [Database sampel](c_sampledb.md).

Untuk menunjukkan nilai komisi yang dibayarkan untuk transaksi penjualan tertentu sebelum dan sesudah menggunakan fungsi FLOOR, gunakan contoh berikut. 

```
SELECT commission 
FROM sales 
WHERE salesid=10000;

+------------+
| commission |
+------------+
|      28.05 |
+------------+

SELECT FLOOR(commission) 
FROM sales 
WHERE salesid=10000;

+-------+
| floor |
+-------+
|    28 |
+-------+
```